by

Buah-buahan yang Bikin Gula Darah Meroket: Hati-Hati, Ini Penjelasan Dokter Hans

-Diabetes-218 Views
banner 468x60

Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan hal yang sangat penting. Salah satu tantangan besar adalah memilih makanan, terutama buah-buahan, yang bisa menjadi “pedang bermata dua”. Buah memang mengandung banyak serat dan vitamin, namun juga mengandung fruktosa yang jika tidak dikontrol bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Dalam penjelasannya, dr. Hans menekankan pentingnya bijak dalam memilih buah bagi penderita diabetes, sembari mengenalkan singkatan unik: “MADU SEPI KURA” — sebagai pengingat buah-buahan yang sebaiknya dibatasi.

Buah Itu Sehat, Tapi Perlu Diperhatikan Cara Konsumsinya

Buah memang mengandung serat yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Namun, bila dikonsumsi dalam bentuk jus, serat tersebut hilang dan fruktosa masuk ke tubuh dalam bentuk bebas, menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.

banner 336x280

Untuk itu, buah sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk utuh dan dikunyah, bukan dijus. Konsumsinya pun disarankan sebagai kudapan atau camilan sehat, bukan sebagai makanan utama. Hal ini juga bertujuan agar penderita diabetes tidak tergoda mengonsumsi camilan tinggi gula seperti kue, roti, atau jajanan pasar lainnya.

Perbedaan Buah dan Sayur

Sayur mengandung lebih banyak serat dan lebih rendah kalori dibandingkan buah. Oleh sebab itu, dalam menu utama seperti makan pagi, siang, dan malam, sayur sebaiknya lebih dominan. Sementara itu, buah bisa menjadi alternatif camilan sehat dengan porsi yang wajar.

Ingat Singkatan Ini: MADU SEPI KURA

Singkatan MADU SEPI KURA membantu kita mengingat jenis-jenis buah yang harus dibatasi karena cepat menaikkan kadar gula darah:

  • MA: Mangga, kelengkeng dan Durian – buah musiman yang tinggi kalori. Satu mangga bisa setara dengan tiga piring nasi, satu durian bisa melebihi lima piring nasi.

  • DU: Durian – tinggi lemak dan fruktosa, sebaiknya dikonsumsi sangat terbatas.

  • SE: Semangka – meskipun menyegarkan, seratnya rendah karena sebagian besar mengandung air.

  • PI: Pisang – mirip dengan ubi, tinggi kalori. Pisang goreng bisa setara dua piring nasi.

  • KU: Kurma – kadar glukosa tinggi, terutama dalam bentuk kemasan atau olahan.

  • RA: Anggur – tinggi fruktosa, sebaiknya hanya dikonsumsi 1–2 biji per hari.

Penting untuk diingat, pankreas tidak bisa membedakan jenis pisang. Mau itu pisang kepok, pisang raja, atau pisang ambon, semuanya dianggap sebagai sumber karbohidrat yang cukup tinggi oleh tubuh.

Buah yang Disarankan untuk Penderita Diabetes

Sebagai gantinya, pilihlah buah yang tinggi serat dan rendah gula, seperti:

  • Apel

  • Pir

  • Pepaya

  • Alpukat

  • Ceri

  • Aneka berry (strawberry, blueberry, raspberry)

Kombinasikan dalam satu mangkuk kecil sebesar kepalan tangan sebagai kudapan pagi atau sore. Bila ingin mengonsumsi buah dari daftar “MADU SEPI KURA”, batasi porsinya sangat kecil — misalnya, satu potong kecil mangga atau dua biji anggur.

Kesimpulan

Buah tetap penting dalam pola makan sehat, termasuk bagi penderita diabetes. Namun, penting untuk memahami kandungan gula alami dalam buah dan cara konsumsinya. Hindari mengolah buah menjadi jus, pilih buah utuh dengan serat tinggi, dan batasi buah-buahan dari kelompok MADU SEPI KURA yang berpotensi menyebabkan lonjakan gula darah. Selalu ingat, pankreas tidak tahu jenis pisang apa yang Anda makan—yang dia tahu hanya glukosa dan kalori!

( Narasumber Dr.dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASIM, FACE, FACP  di youtube)

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *